Bandel, Pemkot Tutup Seluruh Gelai Bakso Son Haji Sony

BANDARLAMPUNG-Tim Pengendalian, Pemeriksaan, dan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Kota Bandarlampung, menutup seluruh gerai Bakso Son Haji Sony di Kota Bandarlampung.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung, Yanwardi mengatakan TP4D dibagi menjadi 3 tim untuk melakukan penyegelan Bakso Son Haji Sony.

“Ada 3 tim yang akan melakukan penyegelan Bakso Son Haji Sony, agar lebih cepat menyegel 12 gerainya,” kata Yanwardi, Senin (20/09/2021).

Bila dirincikan tim 1 akan menyegel gerai Bakso Sony di Jalan Cut Nyak Dien (dekat rumah makan Garuda), lalu ke gerai di Jalan Imam Bonjol (depan Pasar Bambu Kuning), gerai di Jalan Pemuda (depan Chandra Karang), gerai di Raden Intan (samping Batta).

Baca juga:  APDESI : Kepala Desa Diminta Gunakan Dana Desa Sesuai Peruntukan

Sebelumnya, enam gerai telah disegel tim TP4AD dan tim menyegel 12 gerai Bakso Son Haji Sony alhasil, semua gerai yang ada di Kota Tapis Berseri telah di tutup. Rombongan begerak dengan tiga tim. Tim pertama mensegel Bakso Son Haji Sony di Jalan Cut Nyak Dien; Imam Bonjol; Pemuda; dan Raden Intan.

Selanjutnya, tim ke-dua menyegel di Jalan Cuk Nyak Dien 2;  Kemiling; Pramuka dan Sumanteri Brojonegoro. Sedangkan Tim tiga menyegel Bakso Son Haji Sony di Jalan Gunung Rajabasa; Gajah Mada; Yos Sudarso; dan Jalan Laks.RE.Martadinata.
Janji Bakso Son Haji Sony untuk menutup gerai di Kota Bandarlampung seperti yang terpasang di bener yang ada di setiap gerainya, tampaknya belum sempat terwujud, sudah keburu disegel oleh Tim Pengendalian, Pemeriksaan, dan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) Kota Bandarlampung.

Baca juga:  Fraksi NasDem Geram, Beras Bantuan Covid-19 Tak Layak Konsumsi

Turut dalam rombongan penyegelan oleh Tim II yang terdiri dari Plt Asisten II Khaidarmansyah, Kepala BPPRD Yanwardi, dan Kesatpol PP Suhardi Syamsi. Tim pun mengecek Tapping Box di gerai yang disegel. Karyawan pun sempat memberikan protes khawatir menganggur akibat penyegelan.

Seperti diaampaikan salah satu karyawan Bakso Son Haji Sony di Jl.Soemantri Brodjonegoro saat petugas melakukan penyegelan. “Pak kami ini lagi PPKM, tolonglah pahami kami. Bagaimana nasib kami. Kasian kami, paham gak sih pemerintah,” ungkapnya.

Baca juga:  Buat Resah Warga, DPRD Panggil Pengusaha Bungkil Sawit

Sementara, pihak manajemen Bakso Son Haji Sony yang enggan disebutkan namanya, terkait penyegelan gerainya, pihaknya akan menampung karyawan yang jumlahnya lebih dari 100 orang. “Kalau karyawan inyaa Alloh akan kita tampung,” ujarnya.

Menurutnya, karyawan yang bekerja di Bakso Son Haji Sony sudah dianggap seperti anak sendiri. “Jadi akan kita tampung di cabang-cabang yang ada di luar kota Bandarlampung,” tandasnya. (*/ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close