Bawaslu Catat Ada 142 Kasus Pelanggaran Pilkada Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bandar Lampung mencatat sedikitnya ada 142 pelanggaran Pilkada yang terjadi selama tahun 2020 di kota Bandar Lampung
Anggota Bawaslu Lampung Koordiv Penangan Pelanggaran, Yahnu Wiguno Sunyoto mengatakan, selama tahun 2020 dari tahapan awal pilkada sampai akhir ada sedikitnya ada 141 temuan dan laporan.
Namun pasca dibacakan putusan TSM oleh Bawaslu provinsi bertambah lagi satu Sehingga totalnya menjadi 142.
“Bila dirinci, yang ditangani oleh bawaslu kota ada 22 pelanggaran, jadi ada 120 yang ditangani oleh panwas kecamatan. Dari 20 kecamatan paling banyak menangani way Halim dengan 11 temuan,” ungkapnya Rabu (20/01/2021).
Selain itu, Yanu juga menjelaskan untuk jenis pelanggaran bervariasi mulai dari pelanggaran administrasi, Alat Peraga Kampanye (APK) daftar pemilih, verifikasi calon perseorangan, kode etik, dan juga protokol kesehatan.
“Dari 142, sanksi yang terberat itu seperti yang kita ketahui yakni pidana bulan November dugaan perusakan APK Yusuf Kohar, sampai ke Gakkumdu namun belum tuntas karena tersangka masuk dalam DPO. Sementara untuk netralitas ASN yang diproses, rata-rata sanksinya disiplin sedang,” ujarnya. (*/)
Baca juga:  Kekuatan Full Duet Nanang Pandu Di Pilkada Lamsel
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close