BM-Bunda LMP Deklarasi Pilkada Damai

BANDARLAMPUNG-Dukung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 aman, damai, sejuk dan bermartabat. Demikian, isi deklarasi pemilu damai Organisasi Masyarakat (Ormas) Barisan Menangkan Bunda dan Laskar Merah Putih (BMB-LMP) Kota Bandarlampung, Jum’at (27/03/2020).

Deklarasi pemilu damai, yang digelar di kediaman Momon Santoso, Ketua BMB dan Laskar Merah Putih Kota Bandarlampung di Jalan Teluk Ambon 5 Kp. Teluk Jaya Panjang, pihaknya sebagai ormas sudah seyogyanya menjaga ketentraman menjaga agar Pemilu tetap damai.

 

“Damai itu indah, sejuk, jadi kalau semuanya tentram adem-ayem enak nantinya pada saat pesta takyat. Karena, Pilkada adalah pesta rakyat, jadi biarkan rakyat memilih siapa yang akan jadi pemimpinnya, perbedaan pilihan itu biasa, tapi kita tujuannya sama yakni untuk kemajuan daerah dan umumnya Negara Indonesia, kita wajib menjaga keamanan dan ketertiban jalannya pilkada, di Kota tapis berseri nanti,” ungkapnya.

Baca juga:  PDI-Perjuangan Bagikan 5 Ton Beras ke Pemulung dan Ojol

Senada diungkapkan Sat Intelkam Polresta Bandarlampung melalui Kasubnit I Unit I Sat Intelkam, Aiptu Endro Nopianto menjelaskan, dengan dilaksanakannya deklarasi Pilkada 2020 pihaknya juga mengajak warga baik Tokoh Maysrakat, tokoh pemuda dan tokoh agama di Bandarlampung untuk ikut bersama sama berpartisipasi menciptakan situasi Kamtibmas agar tetap aman kondusif hingga selesai Pelaksanaan Pilkada 2020.

“Kalau Pemilukadanya aman, damai, sejuk dan bermartabat, kita juga yang senang, ini adalah pesta demokrasi, pilihlah pemipim sesuai dengan keinginan masing-masing, jangan saling ejek-ejekkan, karena itu akan memperuncing masalah, makanya tak henti hentinya kami terus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, mari ciptakan kondisi yang aman dan damai,” ungkapnya.

Baca juga:  Esti Nur Dinyatakan Tak Terlibat Suap Jual Beli Jabatan KPU ?

Deklarasi pemilukada damai merupakan bentuk kesadaran sebagai warga Kota Bandarlampung, yang ingin pelaksanaan Pilkada yang aman, damai, sejuk dan bermartabat.

“Memilih dan dipilih adalah hak politik warga negara, sehingga baik Pemilu atau pemilukada adalah merupakan hak warga agar dapat menyalurkan hak demokrasinya, meskipun berbeda pilihan tetap dalam kesadaran yang tinggi bersama seluruh komponen masyarakat menciptakan situasi yang aman, damai sejuk dan bermartabat,” tandasnya.(*/ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close