Diduga Melanggar, Satpol PP Potong Pipa Pengusaha Tambak Udang

PESISIR BARAT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sesisir Barat (Pesibar) menertibkan dan mengambil tindakan tegas kepada pengusaha tambak, yang disinyalir menyalahi aturan pemerintah, Rabu (1/4/2020).

Kasat Satpol PP, Benkeda yang didampingi oleh sekretaris Satpol-PP, Herman mengatakan, bahwa tiga tambak yang berada di Kecamatan Lemong sudah tiga kali diberikan peringatan tertulis dari Pemerintah Daerah Pesibar, tetapi tidak dihiraukan pengusaha tambak dan mereka terus melakukan aktifitas di area tambak.

Baca juga:  Ombudsman Rilis Rp 5 Miliar Uang Rakyat Terselamatkan

“Sudah 3 kali kita peringatkan, bahkan kita sudah melakukan penyegelan, dan penindakan tersebut dilakukan, karena tambak udang itu melanggar Perda no 8 tahun 2017,” ungkapnya.

Selanjutnya Satpol PP Pesibar mengambil tindakan tegas kepada pengusaha tambak tersebut, dengan pemotongan pipa saluran air dari laut ke dalam tambak udang.

Namun demikian, menurut Herman, pihak Pemerintah Daerah sudah bertemu petani tambak beberapa waktu yang lalu, termasuk melakukan pendataan terhadap seluruh petak tambak udang. “Mereka sudah membuat pernyataan dan sudah menanda-tangani pernyataan yang diberikan Satpol PP untuk menutup tambak udang tersebut, tetapi mereka tetap melakukan aktipitas,” pungkasnya. (*/)

Baca juga:  OJK Monitor Teknologi Informasi Perbankan
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close