DPRD Bandarlampung Bahas APBD-Perubahan Secara Maraton

BANDARLAMPUNG-DPRD Kota Bandarlampung, menggelar sidang paripurna dalam rangka mendengarkan jawaban Walikota Bandarlampung terhadap pemandangan umum fraksi atas Rancangan Perubahan APBD Kota Bandarlampung Tahun Anggaran (TA) 2020, Jum’at, (18/9/2020).

Sidang paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Bandarlampung, H. Wiyadi. SP. MM (F PDI-P) didampingi para Wakil Ketua yaitu, Aderly Imelia Sari, ST. MT (F Gerindra), Aep Saripudin, SP (F PKS) dan H. Edison Hadjar, SE (F PAN).

Ketua DPRD Kota Bandarkampung, Wiyadi mengatakan dengan telah disampaikan jawaban Walikota, maka pembahasan Perubahan APBD Kota Bandarlampung TA 2020 selanjutnya akan dibahas ditingkat komisi. “Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu dan pembahasan bisa dipercepat, setelah ini selanjutnya, Komisi akan dibahas lebih detail lagi bersama dengan OPD mitra kerja masing masing Komisi,” kata Wiyadi.

Baca juga:  DPRD Bandarlampung Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Jabatan Empat Pimpinan

Politisi PDI-Perjuangan ini menjelaskan, sidang kali ini merupakan lanjutan dari pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Tahun 2020 Bandarlampung.
“Hari ini adalah jawaban walikota terhadap pandangan fraksi-fraksi yang telah menyampaikan pandangan umumnya masing-masing fraksi,” ujar Wiyadi.

Menurut Wiyadi, pasca penyampaian pandangan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Bandarlampung, walikota setempat wajib menyampaikan jawabannya.

“Setelah fraksi-fraksi di DPRD menyampaikan pandangannya, selanjutnya walikota akan memberikan tanggapan terhadap pandangan fraksi,” terangnya.

Baca juga:  DPRD Lamteng Minta Dinkes Harus Cepat Tanggap

Sementara, Walikota Bandarlampung Herman HN menyampaikan tanggapan atau jawabannya atas pandangan fraksi DPRD. “Harapan saya pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2020 kota setempat bisa dipercepat,” ujarnya.

Menurutnya, penyampaian perubahan APBD kota Bandarlampung tahun 2020 perihal Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) sudah selesai.

“Mudah-mudahan pembahanan perubahan APBD ini juga lebih cepat. Karena ini tidak lain bagaiaman untuk mengatasi permaslahan-permasalahan yang ada di Bandar Lampung termasuk mengatasi pendemi covid-19 ini,” kata dia usai rapat paripurna pembicaraan tingkat I terhadap raperda tentang perubahan APBD dan Nota keuangan, di DPRD.

Baca juga:  Muli Mekhanai akan Jadi Duta Seni Budaya Pesawaran

Adanya pendapat dari beberapa peraksi yang menyoroti dari perubahan APBD agar dimutasikan tentang pemulihan ekonomi masyarakat dalam situasi pandemi covid-19.

Menurut Herman HN memang hal itu pihaknya harus lebih konsen lagi dalam mengatasi pandemi covid-19 ini.

“Agar masyarakat terhindar dari marabahaya dan juga ekonomi kita harus tumbuh lagi melebihi dari yang lalu. Dengan kita dorong UMKM, Koperasi dan semuanya dengan termasuk program padat karya. Agar rakyat pulih kembali ekonominya,” tandasnya. (*/ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close