Fasilitas Yatim Bak Hotel Berbintang, Ponpes Riyadhus Sholihin Tetap Utamakan Pelajaran Akhlak

BANDARLAMPUNG-Dengan banyaknya prestasi yang diraih oleh para santri dan yatim-piatu di Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Yatim Piatu dan Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin, hampir setiap harinya dikunjungi para orang tua yang ingin menitipkan anaknya ke Ponpes tersebut.
Apalagi, dibawah asuhan Ketua Yayasan ponpes Ismail Zulkarnain, dari prestasi pendidikan, olahraga dan tak luput prestasi agama, tahfiz Al-Qur’an sampai 30 jus. Pandai berbahasa Arab, Inggris, mandarin dan lainnya.
Dijelaskan Ismail Zulkarnain, anak-anak di Ponpes Yatim Piatu dan Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin, sudah 200 orang. Ponpok tersebut mendidik bagaimana anak anak menjadi pinter. “Tapi yang paling utama di ponpes adalah pelajaran Akhlak, ini wajib di utamakan, hapal Al Quran tapi akhlaknya tidak ada, tidak ada manfaatnya nanti dalam kehidupan bermasyarakat,” jelas Ketua Ponpes Yatim Piatu dan Tahfidzul Qur’an Riyadhus Sholihin, Ismail Zulkarnain, melalui pesan singkat via Whatsapp, Rabu (10/02/2021).
Menurutnya, banyak sekali handai-tolan yang bertanya apakah ponpes yang diasuhnya membuka pendaftaran, menurutnya, semua handai tolan dipersilahkan bertandang ke ponpes Riyadhus Sholihin, pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya. Para santri di ponpes sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis, akan tetapi pihaknya tidak membuka pendaftaran secara umum.
 “Bisa dilihat sendiri fasilitas yang di berikan kalau saya nilai mungkin tidak kalah dengan se kelas hotel berbintang. Kamar anak-anak pria dan wanita hampir samua ada AC-nya, akan tetapi, kami disini tidak membuka secara umum,” ungkapnya.
Masyarakat mengira, terus dia, ponpes ini sama halnya seperti pondok yang lainnya. Mohon maaf, pohaknya tidak membuka pendaftaran terbuka untuk umum. “Kami mengambil anak yatim-piatu yang mau belajar dan dia ingin merubah hidupnya. Lagian, kapasitas ruangan tempat tidur disini juga belum bertambah, doakan ya, dimudahkan untuk bisa menerima lebih banyak santri/yatim lagi, kalau sudah ada penambahan ruangan,” paparnya.
“Bila ada yang mau mondok, bisa ke sini, ke Ponpes Riyadhus Sholihin, semua kebutuhan santri gratis, dari makan semua gratis, tentunya menu makanan dan gizinya tetap terjaga. Para ustad yang ngajar disini semuanya Sarjana dan tanggal di pondok, tapi saya tegaskan, kami tidak buka secara umum,” tegasnya.
Wanaca Ketua yayasan Pondok Pesantren yang biasa di sapa Abah ini pun menginginkan sekali menambah bangunan baru untuk menampung anak-anak yatim piatu.
“InsyaAllah, dan mohon doa biar kami bisa dan mampu membeli lahan ada 3000 meter terletak di sebelah pondok, akan kami buat asrama lagi untuk bisa menampung lagi anak anak yatim piatu, kami ingin mencetak anak anak yatim yang berkualitas hafal Al-Quran, berakhlak, cinta tanah air, dan menguasai ilmu  agama dan Teknologi, karna di Ponpes Riyadhus Sholihin para anak anak yatim nya mempunyai harga diri dan kehormatan I love yatimku abah sayang dengan kalian semua, Bravo Riyadhus Sholihin,” tandasnya. (yen)
Baca juga:  Reses DPRD, Infrastruktur dan Sosial Dominasi Pengaduan Warga
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close