Komisi IV Geram, Kadiskes Tak Hadiri Hearing RKA APBD-Perubahan 2021

BANDARLAMPUNG-Komisi IV DPRD Bandarlampung, menyayangkan sikap Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bandarlampung dr. Edwin Rusli, yang tak hadir dalam hearing pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Perubahan APBD 2021 di Komisi IV DPRD Kota, Kamis (16/9/2021).

Hal ini dinilai tidak menghargai undangan DPRD dalam pembahasan anggaran. “Jadwal pembahasan RKA dengan Dinkes dijadwalkan pukul 09.00 WIB bersama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A Dadi Tjokrodipo. Tapi, Kadiskes maupun perwakilannya tidak hadir,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Bandarlampung Ali Wardana, yang terlihat geram,

Menurut politisi Golkar ini, Kepala Diskes mangkir dari jadwal pembahasan RKA Perubahan APBD 2021. Karena, sambung dia pembahasannya sudah selesai, maka Ali Wardana pulang meninggalkan kantor DPRD. “Bila setelah dirinya pulang kemudian ada pembahasan RKA Dinas Kesehatan, maka hal ini patut dicermati dan dicurigai. Sebagai Sekretaris Komisi IV saya tidak bertanggungjawab dan menyayangkan Kadis Kesehatan,” tegas Ali Wardana.

Baca juga:  Mal dan Hotel Diwajibkan Miliki Sarana Ibadah

Pembahasan RKA di komisi sangat penting karena harus dibahas sebelum di bawa ke Badan Anggaran (Banang) DPRD. “Saya yang tadi memimpin pembahasan RKA bersama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) hari ini sangat menyesalkan yang dilakukan Kepala Dinas, Sekretaris dan jajaran Dinkes,” tambahnya.

Ali Wardana menjelaskan, pembahasan RKA bersama OPD ini dijadwalkan oleh Badan Musyawarah (Bamus) Dewan selama tiga hari sejak Selasa-Kamis (14-16/9).

“Hari ini dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota, Dinas tenaga Kerja, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial, semuanya hadir termasuk Pak Tole Dailami Plh Sekretaris Daerah, Kota. Hanya Kepala Dinas Kesehatan yang tidak hadir,” paparnya.

Baca juga:  Tekan Harga Beras, Pemprov Gandeng Bulog

Oleh karenanya, Sekretaris DPD II Partai Golkar Bandarlampung ini menilai pembahasan RKA Perubahan APBD 2021 di Dinkes sangat penting. “Jadi apa dasarnya Kepala Dinas gak hadir? Apa memang tidak mau dibahas dengan komisi atau seperti apa? Begitu juga kemarin, Dinas Pendidikan yang hadir hanya Kabidnya saja, Pj Kepala Dinas dan Sekretaris Dinasnya tidak hadir. Jangan main-mainlah. Sekarang ini kinerja Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan disorot masyarakat terkait penanganan pandemi Covid-19 dan pembelajaran di sekolah,” benarnya.

Baca juga:  Majelis El-Syihab Berqurban dan Berbagi

Disinggung, apakah ada penjadwalan ulang hearing terkait mungkirnya Kepala Dinas? Menurut, pihaknya akan melaporkan saat finalisasi di Banang, Senin 20 September mendatang. “Senin sudah finalisasi di Banang. Tergantung Badan Anggarannya akan menunda finalisasi sambil menunggu pembahasan Dinkes atau seperti apa, kita serahkan ke tahap selanjutnya,” tandasnya. (*/on)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close