Koperasi TKBM Panjang Laporkan Pelaku Pengerusakan Kantor ke Polresta

BANDARLAMPUNG-Ketua Koperasi Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, berhasil meredam amarah dan menghalau keinginan ratusan buruh yang akan mendatangi kediaman pelaku pengerusakan kantor atau rumah buruh yang dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, Kantor TKBM Pelabuhan Panjang, beberapa bagian kaca pecah seperti pintu kaca masuk dan kaca ruangan bendahara pecah akibat di tinju pelaku, serta meja ruangan bendahara rusak.
“Ya awalnya para buruh akan mendatangi rumah pelaku Azwar Nero, karena sudah merusak rumah mereka, mereka tidak terima dan berencana mendatangi rumah Nero, di Batu Ranji, Merbau Mataram, Lampung Selatan, namun dihalangi oleh ketua pak Agus Sujatma Surnada, sehingga diambil jalan tengah diserahkan ke pihak kepolisian untuk menanganinya,” ujar Sekretaris Koperasi TKBM Panjang, Wedi Wediana, didampingi para penasehat hukum (PH) Ali Akbar, Arif Hidayatullah dan lainnya, di kantor TKBM, Selasa (03/08/2021).

Baca juga:  Pemkot Targetkan 3 Wilayah Dapat Layanan Vaksin Keliling

Rencana para buruh dihalau oleh ketua koperasi guna menghindari masalah baru dan tidak memperbesar masalah tersebut, terkait pengeruskan kantor diserahkan ke pihak berwajib untuk mengusut masalah lebih lanjut. “Kami sesalkan atas pengrusakan kantor koperasi tersebut, makanya dalam laporan disertakan beberapa alat bukti berupa video rekaman CCTV dan gelas bekas kopi alat pelaku melempar kaca dan pecahan kaca,” ungkap Wedi.

Nah, awal peristiwa tersebut, diceritakan saksi mata satpam Koperasi TKBM, Robi menjelaskan, jika pelaku datang Senin (02/08/2021) sekitar 16.20 bersama istri dan anaknya. “Saya lihat istri dan anaknya masuk ruangan bendahara, sementara Nero di luar,” kata dia.

Selanjutnya, diungkapkan saksi mata lain, Bendahara Koperasi TKBM Khairudin, bahwa istri dan anaknya masuk di dalam ruangan menanyakan prihal kekurangan pembayaran. “Saya ngomong besok aja sih Mba, soalnya saya baru ngurus gajih karyawan dan sekarang juga sudah sore, saya juga belum ada perintah dari atasan, saya pastikan besok,” kata Khairudin bercerita.

Baca juga:  Diduga Ada Manipulasi, Buruh Laporkan Pengurus Koperasi TKBM

Lalu istri pelaku bilang, “Saya Gak mau tau, harus sekarang, bingung saya. Lalu mereka keluar dan masuk lah pelaku (Nero), dia sudah nepok-nepok meja, lalu mukul meja, saya pun bilang bagaimana bang, ini sudah sore, saya juga abis ngurus gaji karyawan, setelah itu dia langsung dorong meja, dan ketariklah, hancur selerokan meja dia keluar buka pintu dan langsung membantingnya, tak lama ada pukulan di kaca sebelah pintu, seperti dirimu dan kaca pecah,” paparnya.

“Nero keluar dari ruangan bendahara, langsung ninju kaca dan pecah, lalu kami giring keluar, nggak sampai disitu, dia juga melempari gelas ‘mug ‘ dan kena kaca depan dan pecah, keluar dari kantor dia pun masih mengumpat “Gua hancurin kantor ini gw bakar nanti, ” sambung saksi mata Robi.

Baca juga:  Tiba Di Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi dan Wagub Chusnunia Chalim Disambut Prosesi Adat

Nah, atas peristiwa tersebutlah Pengurus TKBM, berupaya meredam amarah para buruh, lantaran tidak terima rumahnya dirusak, maka dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung, dengan STPL/B-1/1704/VIII/2021/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

Isi laporan diantaranya, berdasarkan laporan Polisi tanggal 3 Agustus jam 10 dengan ini menerangkan Nama Khairudin, melaporkan perkara pengrusakan, waktu kejadian 02 Agustus, tempat kejadian perkara di Bandar Lampung, korban kantor Koperasi TKBM Panjang, dengan terlapor Azwar Nero, kerugian akibat terlapor merusak kaca jendela dan pintu masuk kantor koperasi dengan cara memukul dan melempar dengan gelas mug, dan sehingga kantor koperasi mengalami kerugian sebangak Rp10 juta rupiah dengan kejadian tersebut, pelapor mengadukan pristiwa ke Polresta Bandar Lampung, guna pengusutan lebih lanjut. Laporan diterima dan di tandatangani KA-SPKT Polresta Bandar Lampung, Herwansyah. (ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close