Benarkah Pelabuhan PKS ke Paslon Rycko Menoza-Ade Ibnu Utami

BANDARLAMPUNG-Terhitung kurang dari satu bulan lagi jadwal pendaftaran bakal calon (Balon) Walikota dan wakil walikota Bandarlampung, pada tanggal 4-6 September merendatang, PKS Kota Bandarlampung, mulai mengarahkan pelabuhan perahunya.

Menurut Ketua DPD PKS Kota Bandarlampung, Aef Saripudin, jika pihakya berdasarkan Pemira (Pemilihan Raya Internal) jika di pilkada serentak 9 Desember 2020 PKS ada opsi penempatan kader terbaik di Pilkada kabupaten/kota. “Ya itu hasil rapat inter PKS, dan di Kota Bandarlampung sendiri ada usulan hasil Pemira muncul kader yakni Ade Ibnu Utami, siapapun calon walikota yang bakal diusung, wakilnya dari PKS,” kata Ketua DPD PKS Kota Bandarlampung, Aef Saripudin, di ruang kerjanya, Kamis (6/08/2020).

Baca juga:  Partai Demokrat-NasDem Siapkan Kader Maju Pilwakot

Wakil Ketua II DPRD Kota Bandarlampung ini memaparkan, untuk konstalasi pilkada di Kota Bandarlampung, PKS sudah berkomunikasi dengan parpol koalisi. Ia pun tidak menapik jika sudah komunikasi intens dengan bakal calon walikotanya. “Ya, dengan Golkar kita sudah komunikasi, sehingg nanti jika ada koalisi lebih enak kan satu visi dan misi. Bahkan, dengan Bung Rycko Menoza pun kita sudah pernah ngobrol bareng, ya ngopi-ngopi lah, semua kemungkinan itu bisa saja terjadi, namun untuk rekomendasi ini adalah DPP yang menentukan, kita di daerah ini nanti tinggal melaksanakan dan mengamankan, serta siap memenangkan calon yang akan kita usung,” paparnya.

Baca juga:  KPU Hitung Ulang Anggaran, Balon Siap Ikuti Tahapan Pilkada

Nah, disinggung bagaimana dengan balon dengan balon (bakal calon) Yusuf Kohar-Tulus Purnomo yang telah memilih ‘tag line’ ‘YuTuber’ (Yusuf-Tulus Bersama Kita) apakah juga telah menjalin komunikasi? “Ya namanya partai politik semua kita wajib bersahabat, segala kemungkinan itu bisa saja terjadi, kemungkinan DPP PKS juga sudah komunikasi, karena kan rekomendasi ini keluarnya dari pusat, kami di bawah ini hanya menjalankan isi rekom nanti,” ucapnya.

Legislator asal PKS ini menambahkan, jika rekomendasi dari partainya diyakini sesegera mungkin turun, sehingga mempermudah mensosialisasikan calon yang diusung. “Semakin cepat makin baik, karena kalau segera semakin mudah kita bergerak terjun ke masyarakat,” jelasnya.

Baca juga:  Maju Pilwakot, Dang Ike Bilang Harus Menang

Lalu, bagaimana jika nanti tidak sesuai dengan opsi yang diajukan dalam rapat internal PKS, tidak ada kader terbaik yang maju, melainkan ada kader PKS dadakan? “Soal rekom yang keluar dari DPP semua itu adalah keputusan akhir, jadi itu yang kita dukung, walau pun ada istilah kader dadakan PKS, itu yang akan kita menangkan, semua hasil akhir ada di DPP PKS,” tandasnya.

Diketahui, jadwal pendaftaran bakal calon di KPU yakni dari tanggal 4-6 September dan penetapan calon tanggal 23 September. (ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita lainnya

Close
error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close