Perlindungan dan Keselamatan Buruh Jadi Prioritas, TKBM Sediakan Ambulance

BANDARLAMPUNG-Untuk memberikan rasa aman dan nyaman dalam bekerja, utamanya untuk Keselamatan Kesehatan Kerja (K-3)

Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang, menyerahkan satu unit kendaraan Ambulance, yang nantinya diperuntukkan bagi buruh yang mengalami kecelakaan kerja.

Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma menjelaskan, ambulance itu juga bukan hanya untuk buruh, namun juga bisa melayani warga sekitaran kantor TKBM Panjang yang membutuhkan bantuan kendaraan. “Adanya Ambulance ini, semata-mata tidak lain adalah demi memberikan pelayanan kesehatan bagi buruh, kita bukan minta ada kecelakaan kerja, namun inilah kesiapan kita dalam melayani buruh, jangan sampai ada buruh yang kena musibah, kita malah sibuk cari angkutan, kalau sudah ready begini jadi enak nantinya,” ujarnya, se-usai penyerahan kendaraan ambulan, di kantor Koperasi TKBM Panjang, Senin (15/06/2020).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi Kota Bandarlampung, Girendra, Kadisnaker Wan Abdurrahman, Kabid Lala, Kesahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, Hot Marojahan, KPPP Panjang, Ketua SPTI Kota Bandarlampung, Ghozali dan lainnya.

Baca juga:  Selidiki Zat Formalin dan babi, Distan Sasar Warung Bakso

Dijekaskan Agus Sujatma, yang juga mantan anggota DPRD Kota Bandarlampung ini, pihaknya selama ini banyak berbenah dalam penataan tatanan koperasi, dan banyak trobosan yang akan dan sudah dilakukan diantaranya, pemberian bea siswa pendidikan kepada anak buruh yang ingin mengikuti kuliah TKBM ada kerja sama dengan kampus Universitas Muhammadiah Lampung (UML) pembanguan 200 unit perumahan buruh per tahun, pemotongan hewan qurban dan lainnya. “Banyak program yang sudah kita jalankan, penataan pengurus dan penataan kesejahteraan anggota. Selaku ketua koperasi, saya tidak lepas dari bimbingan para pembina, ini sudah ada ambulan, walau pun ini kami dapat nyicil, tapi bagi saya tanggungjawab memanusiawikan anggota itu yang lebih penting,” bebernya.

Baca juga:  Bangun Underpass-Flyover, Dishub Rekayasa Lalin Urip-Ki Maja

“Tapi ambulance ini juga kedepan boleh digunakan masyarakat sekitar kantor TKBM, bagi yang urgent gratis, tinggal telp saja kontak ke 081273478501 nanti ambulan meluncur. Tapi kita harapkan zero kecelakaan kerja di pelabuhan utamanya bagi buruh,” kata dia lagi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) setempat, Wan Abdurrahman menjelaskan, pihaknya siap memberikan pembinaan kepada pegurus koperasi TKBM Panjang. “Pertemuan ini jadi langkah awal salam pembinaan koperasi. Niat baik pengurus meyediakan pelayanan terbaik untuk anggota koperasi TKBM semoga ini bisa berjalan dan bisa oprasional kami apresiasi dan terimakasih atas langkah yang dilakukan pelayanan ambulance untuk buruh,” ujarnya.

Sementara, Kabid Lalulintas Kesahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Panjang, Hot Marojahan mengatakan, bahwa ini adalah sejarah yang diukir oleh koperasi TKBM Panjang, capaian ini karena kegiatan yang bersentuhan langsung dengan anggota. Namun, kata dia kedepan koperasi ini performen kinerjanya yang akan kami sasar.

Baca juga:  Pesan Walikota: Kerja Jujur, Ikhlas, Tulus, dan Tekun dan Ayomi Bawahan

“Memang hal-hal yang prioritas bagi Koperasi TKBM kami lihat di lapangan performen perlu kita tingkatkan, karena K-3 jadi prioritas yang wajib dikedepankan, jaminan keselamatan dan kesehatan pekerja wajib kita siapkan,” jelasnya.

Dia melanjutkan, perlindungan dan keselamatan kerja itu prioritas bisa dibayangkan kalau respon time lama berhenti dulu sesuatu di lapangan ini akan jadi masalah. “Nah, kalau pembinaan itu, dari KSOP sendiri terus memberikan arahan tapi kalau arahan itu tidak mau dengar jadi harus dua arah sehingga seimbang pembinaannya. Dan terakhir adalah feedback dari TKBM itu sendiri yakini bagaimana bekerja lebih septi, sehingga buruh bekerja dengan aman dan nyaman,” tandasnya. (ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close