Retribusi PAD KIR 2020 Dipatok Rp1,3 Miliar

BANDARLAMPUNG-Guna menyesuaikan perkembangan jaman, buku sebagai bukti lulus uji kendaraan bermotor berubah bentuk sticker barkot. Sehingga diharapkan retribusi dari sektor uji kendaraan KIR di 2020 ini target PAD Rp1,3 Miliar.

Kepala Bidang (Kabid) KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung, Andi Koenang menyebut, sejak April tahun 2020 pihaknya tidak lagi mengeluarkan buku sebagai bukti lulus kendaraan. Diketahui, KIR adalah merupakan sebagai uji kendaraan bermotor atau sebagai tanda bahwa kendaraan tersebut layak digunakan secara teknis di jalan raya, khususnya bagi kendaraan yang membawa angkutan penumpang dan barang. Namun, dipertengahan tahun 2020 justru bukti lulus kendaraan berubah bentuk menjadi sticker barkot. “Jadi kendaraan yang lulus uji KIR akan diberi sticker barkot, buka buku lagi,” ujarnya, Minggu (15/3/2020).

Baca juga:  BPJS Beber Tunggakan Koperasi TKBM Panjang

Menurutnya, hal tersebut dilakukan, lantaran ingin mempermudah dan meningkatkan pelayanan KIR. “Tidak apa kalau pengendara masih memegang buku, tapi nanti setelah mereka kir kembali, buku akan kita ambil, kemudian kami beri sticker barkot sebagai pengganti buku,” kata dia.

Selain ingin mempermudah pelayanan, pun hal tersebut sebagai upaya mengejar pundi-pundi Pendaatan Asli Daerah (PAD). Perlu diketahui, di tahun 2020 ini Dishub Bandarlampung mentargetkan PAD disektor retribusi KIR sebesar Rp1,3 Miliar.

Jika dikalkulasikan, target itu lebih besar ketimbang tahun lalu (2019) yang hanya bertengger diangka Rp1 Miliar.

Baca juga:  Walikota: Pegawai Jarang Masuk Bisa Diberhentikan

Sementara, anggota Komisi III DPRD Bandarlampung Afrizal mendukung upaya Dishub memperbarui sistem KIR. “Pada dasarnya, Komisi III DPRD Bandarlampung selalu mendukung program Dishub,” ujar dia.

Dia menilai memang sudah waktunya, Dishub melakukan sejumlah upaya agar pelayanan masyarakat dapat berjalan secara maksimal. “Sudab waktunya Kota Bandarlampung menerapkan pelayanan berbasis moderen, untuk menyesuaikan perkembangan zaman,” tandasnya. (ron)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Malu dong ngambil berita orang !!
Close
Close